Kenanglah AKU dengan senyummu sayang....
Begitulah cara-KU saat mengenangmu.
Sekiranya tiada lagi senyum untuk-KU,
Maka lupakan saja AKU dari ingatanmu......
Sekiranya AKU memang harus pergi....
Kehangatanmu akan tetap selalu KU-bawa,
hingga AKU tahu bahwa selalu ada tempat bagi-KU,
dalam senyum di setiap tidurmu....
Setiap bunga memang kan layu...
Namun bunga cinta tak kan pernah terkulai,
bahkan ia akan selalu harum mewangi,
lewat setiap senyum dan kasihmu yang merebak...
Dalam titian hidup di dunia yang serba maya ini...
percayalah bahwa kita akan berpapasan lagi,
tentu dengan senyum dan kasih,
yang tak kan pernah pudar oleh waktu,
pun tak kan terkikis oleh usia, jarak dan perjalanan,
sebagaimana yang selama ini telah KU-alami....
"....Dan untuk ini semualah AKU menuliskannya untukmu..."
Pengikut
Tampilkan postingan dengan label Balada orang2 tercinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balada orang2 tercinta. Tampilkan semua postingan
25 Maret, 2009
05 Maret, 2009
DOAKU DI TENGAH RINTIHAN KESAKITANKU
"TUHAN....Dalam Kesakitan yang Tak Tertahankan ini,
Dengan segudang Kekhawatiran dan kegelisahan
yang tak berujung,
Semua ini Sungguh Semakin Menenggelamkan
Sosok-MU di Dalam Diriku.
Setiap Detik dan Menit,
Hanya Menjadi Rangkaian Rasa Sakit yang Tiada Henti.
Menyebut-Nyebut Nama-MU,
Nyata Tak Mengurangi Sedikitpun Penderitaanku.
Dalam Situasiku Saat ini,
Rasanya Engkau Menjadi Sosok Bisu Tak Peduli.
Tak Ada Tanda-Tanda bahwa Engkau Mendengarkan
Teriakan Rintih Doa-Doaku.
Engkau Tetap Diam tak Bergeming,
Dan selalu begitu....
Namun Sekali lagi Aku Sebut Nama-MU Tuhan,
Diiringi Sepercik Harapan Bahwa Engkau Sudi
Mengabulkan Permohonan dan Permintaanku ini :
Jangan Biarkan Hari-Hariku,
hanya Menjadi Deretan Rintihan Rasa Sakit,
Disertai Keluhan Tiada Henti.
Beri Aku Satu Hari saja TUHAN,
Untuk Terbebas Dari Rasa Sakit
akibat penyakit yang kuderita,
Hingga Aku Bisa Beristirahat Sejenak,
Memulihkan Daya dan Semangatku,
Agar Esok Waktu Bisa Kembali
Menjalani Hari-hari Panjang Penuh Derita,
yang Seandainya Memang Masih Harus Aku Pikul,
Hingga Saatnya Engkau Menurunkan Keajaiban
yang selama ini Kuharap di setiap Doaku.
Hanya Satu Hari Saja Tuhan...
Dan Hanya Ini saja yang Kuminta....
...Amin..."
Kuwakilkan Doa Ini Untuk Seorang Sahabat
yang Tengah Menderita Sakit yang sangat Parah.
Satu Kaki telah diamputasi dan tak kunjung sembuh.
Kini, Kaki Utuh yang Tersisa terancam mengalami
nasib yang sama...Putus asa dan frustrasi,
Mungkin kini menjadi akrab dalam hari-hari yang ia lewati...
Semoga Rintih Doanya Tak Kunjung Putus
Beberapa hari setelah tulisan ini kubuat,
dia berpulang menuju Kedamaian...
Selamat Jalan Sahabat...
yang Tengah Menderita Sakit yang sangat Parah.
Satu Kaki telah diamputasi dan tak kunjung sembuh.
Kini, Kaki Utuh yang Tersisa terancam mengalami
nasib yang sama...Putus asa dan frustrasi,
Mungkin kini menjadi akrab dalam hari-hari yang ia lewati...
Semoga Rintih Doanya Tak Kunjung Putus
Beberapa hari setelah tulisan ini kubuat,
dia berpulang menuju Kedamaian...
Selamat Jalan Sahabat...
Label:
Balada orang2 tercinta
22 Januari, 2009
ANDAI KAU TAHU...
"Andai kau tahu...!!”
Apa yang aku tuliskan ini,
Bukan semata karena ada hari istimewa
dalam setiap tahun kehidupanmu…
Juga bukan semata
karena engkau baik dan teramat sangat,
Tapi karena engkau istimewa...
Dan ini pula yang telah menjadikan
hari bersejarahmu menjadi saat yang istimewa.
"Andai Kau tahu...!!"
Betapa dirimu dan kehadiranmu,
Bukanlah sebuah peristiwa kebetulan,
Juga bukan semata-mata sebuah keharusan.
Sebaliknya...kau dihadirkan,
karena sebuah keinginan dan harapan,
Yang dimiliki oleh Sang Maha Cinta...
Yang telah menjadikan dirimu...
"Andai kau tahu...!!”
Perjalanan hidupmu sesungguhnya
bukan semata-mata hidup yang kau jalani.
Lebih dari itu,
Hidup-NYA lah sesungguhnya yang tengah kau jalani.
Mungkin kau tidak menyadarinya,
namun DIA tak peduli.
Mungkin kau tidak merasakannya,
namun DIA tak peduli.
Mungkin kau tidak melihatnya,
namun DIA tak Peduli.
Bahkan Mungkin kau pun tidak peduli,
namun DIA PEDULI.
Perjalanan tahun demi tahun,
mungkin terasa singkat untuk sebuah perjalanan usia,
Namun terasa panjang
bagi sebuah Pengharapan dan Penantian.
Dan sesungguhnya setiap orang memiliki keduanya,
Namun tidak semua orang
bisa merasakan dan mewujudkannya.
Engkau memiliki, merasakan dan mewujudkannya :
Lewat hari-hari dan waktu yang kau lewati,
Lewat pergumulan kepedihan dan putus asa,
Lewat prestasi hidup dan kegembiraan yang kau raih,
Lewat saat-saat emas yang kau terima,
Juga lewat tangis dan bahagia di setiap hari istimewamu.
Ketahuilah...
Jangan biarkan ini hanya menjadi
sebuah album kenangan,
Tapi biarkan ini menjadi bagian
dari sebuah perjalanan emas,
Yang kau terima dari DIA
yang seakan diam namun peduli.
Karena engkau memang sangat berharga bagi-NYA.
Maka patutlah engkau bersyukur,
Meski hanya lewat air mata bahagia
di hari-hari istimewamu,
Walau tanpa ucap dan kata.
Namun ini cukup bagi-NYA,
bahwa engkau telah mensyukuri
Karunia perjalanan hidup,
yang diberikan-NYA kepadamu hingga hari ini.....
"Andai kau tahu....
Semua Doa Untukmu......!!!”
Apa yang aku tuliskan ini,
Bukan semata karena ada hari istimewa
dalam setiap tahun kehidupanmu…
Juga bukan semata
karena engkau baik dan teramat sangat,
Tapi karena engkau istimewa...
Dan ini pula yang telah menjadikan
hari bersejarahmu menjadi saat yang istimewa.
"Andai Kau tahu...!!"
Betapa dirimu dan kehadiranmu,
Bukanlah sebuah peristiwa kebetulan,
Juga bukan semata-mata sebuah keharusan.
Sebaliknya...kau dihadirkan,
karena sebuah keinginan dan harapan,
Yang dimiliki oleh Sang Maha Cinta...
Yang telah menjadikan dirimu...
"Andai kau tahu...!!”
Perjalanan hidupmu sesungguhnya
bukan semata-mata hidup yang kau jalani.
Lebih dari itu,
Hidup-NYA lah sesungguhnya yang tengah kau jalani.
Mungkin kau tidak menyadarinya,
namun DIA tak peduli.
Mungkin kau tidak merasakannya,
namun DIA tak peduli.
Mungkin kau tidak melihatnya,
namun DIA tak Peduli.
Bahkan Mungkin kau pun tidak peduli,
namun DIA PEDULI.
Perjalanan tahun demi tahun,
mungkin terasa singkat untuk sebuah perjalanan usia,
Namun terasa panjang
bagi sebuah Pengharapan dan Penantian.
Dan sesungguhnya setiap orang memiliki keduanya,
Namun tidak semua orang
bisa merasakan dan mewujudkannya.
Engkau memiliki, merasakan dan mewujudkannya :
Lewat hari-hari dan waktu yang kau lewati,
Lewat pergumulan kepedihan dan putus asa,
Lewat prestasi hidup dan kegembiraan yang kau raih,
Lewat saat-saat emas yang kau terima,
Juga lewat tangis dan bahagia di setiap hari istimewamu.
Ketahuilah...
Jangan biarkan ini hanya menjadi
sebuah album kenangan,
Tapi biarkan ini menjadi bagian
dari sebuah perjalanan emas,
Yang kau terima dari DIA
yang seakan diam namun peduli.
Karena engkau memang sangat berharga bagi-NYA.
Maka patutlah engkau bersyukur,
Meski hanya lewat air mata bahagia
di hari-hari istimewamu,
Walau tanpa ucap dan kata.
Namun ini cukup bagi-NYA,
bahwa engkau telah mensyukuri
Karunia perjalanan hidup,
yang diberikan-NYA kepadamu hingga hari ini.....
"Andai kau tahu....
Semua Doa Untukmu......!!!”
"Kebahagiaan, tidak datang dari sebuah petualangan Hasrat dan Keinginan, tetapi muncul dari sebuah kesadaran akan arti dari setiap peristiwa hidup".
20 Januari, 2009
ENGKAU WANITA....
Kadang kau tertawa,
Bukan karena gembira...
Menangispun kau bisa, namun tanpa air mata.
Kodratmu yang lembut dan pembawaanmu yang halus,
Kadang menjadikan kau menderita,
Dilecehkan dan tak didengarkan.
Namun sesungguhnya,
Kau lebih tegar dari apa yang bisa dibayangkan...
Kau ada dan diciptakan,
Bukan untuk menjadi sebuah monumen hiasan,
Atau sekedar melengkapi dan meramaikan isi dunia.
Lebih dari Itu…sosokmu adalah :
Penyempurnaan dari ketidakseimbangan seorang manusia,
Yang pernah diciptakan jauh sebelum engkau.
Dan di dalam kodratmulah,
Bukan karena gembira...
Menangispun kau bisa, namun tanpa air mata.
Kodratmu yang lembut dan pembawaanmu yang halus,
Kadang menjadikan kau menderita,
Dilecehkan dan tak didengarkan.
Namun sesungguhnya,
Kau lebih tegar dari apa yang bisa dibayangkan...
Kau ada dan diciptakan,
Bukan untuk menjadi sebuah monumen hiasan,
Atau sekedar melengkapi dan meramaikan isi dunia.
Lebih dari Itu…sosokmu adalah :
Penyempurnaan dari ketidakseimbangan seorang manusia,
Yang pernah diciptakan jauh sebelum engkau.
Dan di dalam kodratmulah,
Tersembunyi sebagian kerahasiaan
Dari misteri kehidupan yang tak terpahami…..
Kehalusan dan kelembutan kodratmu itu,
Bukan sebuah tragedi yang harus disesali…
Justru di situlah salah satu misteri kekuatan dari segenap ciptaan.
Kepedihanmu adalah sapaan di tengah penderitaan,
Tangis air matamu adalah aliran hujan,
Kehalusan dan kelembutan kodratmu itu,
Bukan sebuah tragedi yang harus disesali…
Justru di situlah salah satu misteri kekuatan dari segenap ciptaan.
Kepedihanmu adalah sapaan di tengah penderitaan,
Tangis air matamu adalah aliran hujan,
Di tengah terik kekeringan dan hausnya pengembaraan hidup.
Dan sentuhan hati serta cintamu,
Dan sentuhan hati serta cintamu,
Adalah kenyataan yang mampu menjadikan
segalanya sembuh dan pulih kembali.
Banyak moment diciptakan untukmu,
Dan itu semua makin mengukuhkan :
Betapa "Sosokmu" telah menjadi hadiah kehidupan,
Yang patut disyukuri dan layak diperingati bahkan dirayakan.
Semua itu, karena kau memang pantas dimahkotai,
Atas kodratmu yang tak tergantikan...
Yakinlah…..!
Lembutnya hatimu……..
Halusnya perasaanmu……
Meski kerap dihiasi derai tangis dan air mata,
TUHAN pasti punya rencana :
Menempa engkau menjadi bejana bersinar….
Agar menjadi bukti,
Akan kehadiran “CINTANYA” yang tak terbantahkan.
Syukur, bahwa DIA telah menghadirkan sosok-sosokmu
Dari Hy :
Banyak moment diciptakan untukmu,
Dan itu semua makin mengukuhkan :
Betapa "Sosokmu" telah menjadi hadiah kehidupan,
Yang patut disyukuri dan layak diperingati bahkan dirayakan.
Semua itu, karena kau memang pantas dimahkotai,
Atas kodratmu yang tak tergantikan...
Yakinlah…..!
Lembutnya hatimu……..
Halusnya perasaanmu……
Meski kerap dihiasi derai tangis dan air mata,
TUHAN pasti punya rencana :
Menempa engkau menjadi bejana bersinar….
Agar menjadi bukti,
Akan kehadiran “CINTANYA” yang tak terbantahkan.
Syukur, bahwa DIA telah menghadirkan sosok-sosokmu
Dari Hy :
Terimakasih untuk Ibuku
dan mereka yang kucintai
dan mereka yang kucintai
"Kodrat manusia sesungguhnya merupakan pancaran dari Kodrat Sang Maha Pencipta..
Maka biarkan Energi Sang Maha Kodrat itu terpancar lewat hidup keseharian kita..."
Label:
Balada orang2 tercinta
Langganan:
Postingan (Atom)
